Friday

CIMB Niaga Luncurkan Layanan Uang Digital Rekening Ponsel



Bank CIMB Niaga memperkenalkan akun bank berbasis ponsel yang diberi nama Rekening Ponsel. Dengan layanan ini, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan hanya dengan ponselnya.

Layanan baru yang diluncurkan Bank CIMB Niaga ini membidik calon nasabah yang menggunakan smart-phone, baik kalangan menengah hingga atas.

Selain itu, nasabah juga bisa memanfaatkan layanan berbasis ponsel GoMobile yang lelah diperkenalkan sebelumnya. CIMB Niaga dikabarkan menggelontorkan dana Rp50 miliar untuk mengembangkan kedua layanan ini. "Saat ini terdapat 120 juta penduduk yang bisa memiliki rekening bank, namun belum mendaftarkan dirinya di
suatu bank, sementara terdapat 2 juta pengguna ponsel yang terdaftar di Indonesia," ujarArwin Rasyid, Direktur Utama Bank CIMB Niaga.

"Pendaftaran cukup menggunakan ponsel untuk mengambil kiriman transfer, tidak perlu pakai kartu. ATM CIMB Niaga sudah di-setting boleh tarik tanpa kartu. Tinggal datang di ATM penarikan tanpa kartu, masukkan nomor HP, pass-word, lalu transaksi tarik tunai, atau bayar tagihan," imbuh Arwin.

Donny Akbar selaku Product Develop-ment Go Mobile dan Rekening Ponsel CIMB Niaga mengatakan, Indonesia memerlukan sarana yang dapat membantu masyarakat mempermudah transaksi, mengingat jumlah transaksi yang tinggi. ”BI mengeluarkan biaya Rp20.000 untuk setiap lembar mata uang Rpl.OOO. Bayangkan berapa biaya yang dikeluarkan BI untuk mencetak uang yang digunakan dalam transaksi sehari-hari, Biaya cetak uang ini bisa ditekan dengan adanya uang digital," ujarnya.


Smartphone Firefox OS: Masuk Pasar di Bulan Juni



Mozilla tidak ingin berlama-lama memperkenalkan platform open source-nya untuk smartphone. Bahkan sederet operator siap menyatakan dukungannya.

Dunia smartphone akan semakin bertambah sesak. Bukan hanya karena banjirnya produk smartphone berbasis Android di pasar, tetapi juga karena beragamnya sistem operasi [05) smartphone, seperti iOS, Android, Blackberry, dan Windows Phone.

Ada pula OS alternatif lainnya, se-perti Uburitu Touch, Sailfish OS dari Jolla (turunan MeeGO), Tizen dari Samsung, dan Firefox OS dari Mozilla. Para pengembang OS smartphone aliernatif ini masih meyakini adanya pangsa pasar untuk mereka di samping keempat OS popuLer tersebut.


Pertama dihadirkan di negara Amerika Selatan dan Eropa

Meskipun datang belakangan, Mozilla sebagai pengusung Firefox OS tidak membutuhkan waktu lama untuk merilis smartphone dengan 0S tersebut bersama beberapa produsen smartphone yang digandengnya. 

Kepastian ini di dapat setelah Mozilla mengumumkan smartphone Firefox OS akan segera hadir di bulan Juni 2013 di negara Amerika Selatan (Venezuela dan Brazil], dan Eropa (Spanyol, Portugal, dan Polandia]. Sebanyak 11 negara lainnya juga akan menyusul mendapatkan smartphone tersebut di akhirtahun ini.


Bermodalkan harga menarik dan dukungan operator

Produsen LG, ZTE, dan Huawei berencana untuk menawarkan smartphone Firefox 05 dengan chip Qualcomm Snapdragon untuk pasar low-end. Strategi untuk me-nawarkan smartphone low-end di negara selain AS, sepert India dan Cina, mirip dengan strategi Intel dalam memasarkan smartphone Android berbasis chipx86 Atom.

Menariknya, jumlah operatoryang menyatakan dukungannya terhadap platform Mozilla ini terbilang fantastis. Dukungan operator datang mulai dari América Móvil, Deutsche Telekom, Etisalat, Hutchison Three Group, KDDI, KT, Mega- Fon, SingTel, Smart, Sprint, Telefónica dan beberapa operator lainnya.

Meskipun sama-sama berbasiskan 05 open source Linux, Firefox OS memiliki beberapa perbedaan penting dibandingkan Jbuntu Toch dari Canonical. Salah satunya adalah pengembangan aplikasi dan komunitas yang diterapkan Mozilla memiliki karakteristik yang lebih terbuka dan demokratis dibandingkan Ubuntu sehingga menarik bagi pengguna dan pe-ngembang.

Sejauh ini, perkembangan aplikasinya yang berbasiskan HTML5 bisa dilihat di Firefox Marketplace pada di URL marketplace.firefox.com.


Wednesday

Jajaran Printer Bisnis dengan Sistem Tangki dari Epson



Epson kembali merilis empat printer dengan tinta sistem tangki dan satu printer inkjet untuk menunjang aktivitas bisnis Anda.

Printer dengan tinta sistem tangki menda-pat sambutan yang baik dari para penggu-na printer. Dengan alasan tersebut, ber-tempat di hotel Gh Universal, Bandung,

tanggal 25 Februari 2013 lalu, Epson kem-bali merilis seri printer dengan tinta sistem tangki dan satu printer inkjet untuk mendukung dan memudahkan aktivitas bisnis.

Seri-seri terbaru dari Epson terse-but adalah Epson L355, Epson L550, Epson M100, Epson M200, dan Epson WorkForce WF-3521. Acara peluncuran printer seri terbaru ini sekaligus memperingati 20 ta-hun kehadiran teknologi print head Epson Micro Piezo di dunia.

Sejak diperkenalkan pada tahun 2010 lalu, teknologi tinta sistem tangki memang mendapat sambutan yang bagus dari ma-syarakat luas. Sistem ini diyakini Epson da-pat menghemat biaya pencetakan doku-men. Oleh sebab itu, Epson terus me-ngembangkan printer dengan teknologi ini.

Bahkan, karena mendapat sambutan yang luas, beberapa printer dengan sistem tangki sudah dibuat massal di dalam nege-ri. "Untuk mendukung printer sistem tang-ki ini, Epson berusaha untuk selalu mem-berikan respon tercepat untuk para konsu-men," ujar hirasaki Michiya, Presiden Di- rektur PT Epson Indonesia di acara pelun-curan tersebut.

Epson seri L355 sudah dilengkapi de-ngan fungsi wireless. Sementara untuk L550, Epson sudah mengintegrasikan fungsi faks, ADF, dan Ethernet. Dua seri M, yaitu M100 dan M200 didesain khusus un-tuk konsumen yang menginginkan tinta monokrom. Untuk kepentingan bisnis sehari-hari, seri inkjet all-in-one, Epson WorkForce WF-3521 dapat mencetak cepat baik untuk satu atau dua sisi.
Printer ini menggantikan seri pendahulunya, yaitu Epson ME Office 960FWD. 

20 Tahun Micro PiezoDalam acara tersebut, Epson juga meraya-kan 20 tahun kehadiran Micro Piezo. Tek-nologi ini menjadi teknologi print head ke-banggaan Epson selama ini.

Kualitas, ting-kat pencetakan yang presisi, kecepatan, fleksibilitas, dan katahanan tinta menjadi keunggulan Micro Piezo. "Sejak Maret 1993, Micro Piezo merupakan teknologi ce-tak inkjet dengan performa tinggi," ujar Koichi Endo, salah satu ahli yang mengem-bangkan teknologi ini sekaligus Managing Director Epson South east Asia. 


Info: www.epson.co.id